Langsung ke konten utama

BERNILAI Tentang Diri Kita

Saya menemukan uang 50.000 diselokan, bentuknya kumal dan bau kencing.
Saya bersihkan dan saya berpikir sekumal apapun uang ini tetap nilainya 50.000.

Lalu jika kebetulan uang tersebut ada di tong sampah apakah nilainya masih sama 50.000 ?

Jika uang tersebut saya temukan di jalan, diinjak injak orang, apakah nilainya masih sama 50.000 ?

Ternyata dimanapun uang tersebut berada, nilainya tetap sama.

Saya berpikir lagi mungkin beda cerita jika saya menemukan uang ini dalam keadaan terkoyak, pasti tidak akan bernilai lagi.

Tapi... Upsss.... !!!
Terkoyak kan bisa ditempel pakai plester ?
Saya ingat mamak saya dulu menempel uang yang sobek pakai nasi.
Jika ada uang yang sobek segera mamak saya berlari kedapur membuka periuk dan mengambil sebutir nasi untuk menempel uang tersebut dengan secobek buku tulis.

Ohh...
Berarti sekalipun uang itu koyak nilainya tetap sama.

-------

Begitu juga hidup kita...

Kadang kita merasa tidak berharga karena kita pengangguran dan miskin.

Kita merasa diinjak injak,
Kita merasa dikucilkan,
Kita merasa dijauhi keluarga dan teman teman, Kita merasa digunjingkan,
Kita merasa dihina,
Kita merasa disakiti,
Kita merasa dikhianati,
Kita merasa dibenci,
Kita merasa seorang diri,
Kita merasa difitnah,
Kita merasa dijauhkan,
Kita merasa dibuang,

Dan semua perasaan itu membuat kita MERASA TIDAK BERNILAI.

------

Jika uang saja tetap bernilai sekalipun dia berada dicomberan lalu kenapa kita manusia tidak merasa memiliki nilai ?

Uang itu tetap bernilai karena ada orang yang memberi nilai pada uang tersebut.

Begitupun hidup kita...
Kita akan tetap bernilai karena kita yang MENGHARGAI DIRI KITA SENDIRI.

Tuhan menciptakan kita (masing masing manusia) dengan tujuan hidup yang berbeda namun kita memiliki nilai yang sama dimata Tuhan.

Tidak semua manusia harus kaya,
Tidak semua manusia harus tertawa,
Tidak semua manusia harus banyak uang,
TAPI semua manusia punya nilai yang sama.

Mungkin saat ini ada yang teraniaya,
Mungkin saat ini ada yang dirampas haknya,
Mungkin saat ini ada yang menderita,
Mungkin saat ini ada yang pengangguran,
Mungkin saat ini ada yang bangkrut,
Mungkin saat ini ada yang kurang makan,
Mungkin saat ini ada yang dijauhi teman,
Mungkin saat ini ada yang diputuskan pacar,
Mungkin saat ini ada yang difitnah,
Mungkin saat ini ada yang berbeban berat,
JALANI saja semuanya dengan senang hati dan jangan pernah membuat diri kita tidak bernilai.

Apapun yang terjadi dalam hidup kita, NILAI KITA tidak akan berkurang jika bukan kita sendiri yang mengurangi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Bahasa Arab

Assalamualaikum wr.wb belajar bahasa Arab yuk...😊 Afwan = maaf. Na’am = iya Laa = Tidak Laa Adri = tidak tahu Laa ba’sa = tidak apa-apa ___________________________________ 🌷Syukron = terima kasih,  apabila ada orang memberikan ucapan “syukron” bisa dijawab “afwan”, jadi afwan bisa juga artinya “sama-sama”. 🌷Tafadhdhol= silahkan (untuk laki-laki) 🌷Tafadhdholy = silahkan (untuk perempuan) 🌷Mumtaz = keren, bagus banget, istimewa 🌷Barakallah fikum = semoga ALLAH memberi kalian berkah 🌷Wa anta kadzalik = begitu juga kamu 🌷Ayyul khidmah = ada yg bisa dibantu ? 🌷Jazakumullah khayran katsir = semoga ALLAH memmbalas kalian dengan kebaikan yang banyak 🌷Rahimakumullah = smoga ALLAH merahmati kalian 🌷Hafizhanallah = semoga ALLAH menjaga kita 🌷Hadaanallah = semoga ALLAH memberikan kita petunjuk/hidayah 🌷Allahu yahdik = semoga Allah memberimu petunjuk/hidayah Afwan, berhubung ada yang bertanya tentang arti kalimat-kalimat umum dan Dhomir (kata ga...

2 RAKAAT SEBELUM SUBUH, T I D A K PERNAH DI TINGGALKAN NABI

Saudaraku , Shalat adalah ibadah yang paling besar keutamaan dibanding amal2 yang lain [ QS. Al Ankabut : 45 ], meskipun merupakan amalan Sunnah namun Shalat 2 rakaat sebelum subuh memiliki keutamaan yang sangat besar, dan selalu di jaga Rasulullah ﷺ  baik ketika beliau mukim ataupun sedang bepergian. ▪Shalat - shalat sunnah akan menutupi Kekurangan pada Shalat Wajib Dari Abu Hurairah رضي الله عنه ia berkata bahwa Rasulullah  ﷺ bersabda ; « إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ النَّاسُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَعْمَالِهِمُ الصَّلاَةُ قَالَ يَقُولُ رَبُّنَا جَلَّ وَعَزَّ لِمَلاَئِكَتِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ انْظُرُوا فِى صَلاَةِ عَبْدِى أَتَمَّهَا أَمْ نَقَصَهَا فَإِنْ كَانَتْ تَامَّةً كُتِبَتْ لَهُ تَامَّةً وَإِنْ كَانَ انْتَقَصَ مِنْهَا شَيْئًا قَالَ انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِى مِنْ تَطَوُّعٍ فَإِنْ كَانَ لَهُ تَطَوُّعٌ قَالَ أَتِمُّوا لِعَبْدِى فَرِيضَتَهُ مِنْ تَطَوُّعِهِ ثُمَّ تُؤْخَذُ الأَعْمَالُ عَلَى ذَاكُمْ ». “Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab pada manusia d...

BAYARLAH HUTANGMU SEBELUM AJAL MENJEMPUT

3 Tahun lalu.. Sahabat saya meminjam uang... Tidak banyak.. 1 Juta Rupiah... Dengan alasan Berobat... Dan berjanji.. akan dibayar saat Gajian... Saya berikan.. Dengan Niat menolong.. Sebulan kemudian.. Tibalah saat Gajian... Saya menunggu... Dengan harapan.. Sahabat saya Akan melunasinya.. Bulan pertama tak ada kabar.. Hingga bulan kelima... Sampai suatu saat.. Saya melihatnya.. Menggunakan Mobil Baru... Dan Baru saja selesai... Belanja dimall.. Dengan Belanjaan yg sangat banyak.. Keesokan Harinya.. Saya coba hubungi.. Dengan diawali menanyakan Kabar.. Namun... Telfon saya di reject.. Saya WA...terkirim... Namun tidak dibaca.. Hingga 3 hari... Tiba saatnya Sholat Jum'at.. Tidak sengaja kami bertemu.. Seperti biasa.. Saya menanyakan kabar.. Dan pada akhirnya saya bertanya.. "Mas..saya butuh uang.. Bisa gak Hutangnya dilunasi segera" Dengan lemah lembut.. Dan penuh senyuman.. Namun... Dia membentak saya dengan Kasar... Seraya...